Share this:

Taman merupakan pendukung dalam sebuah rumah. Taman tidak hanya untuk mempercantik lingkungan rumah, tetapi juga memberikan lingkungan yang sejuk dan asri di lingkungan rumah. Keterbatasan lahan merupakan hal yang klasik yang terjadi pada rumah yang tidak memiliki kelebihan lahan yang luas. Namun, anda harus membangun kreatifitas anda agar anda bisa memanfaatkan lahan sempit di rumah anda dengan maksimal.

Mendesain taman dengan memanfaatkan lahan yang sempit menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan kreatifitas dalam menciptakan taman minimalis dengan lahan yang terbatas agar bisa menampilkan halaman rumah yang cantik.

Konsep taman minimalis dapat menjadi solusi bagi anda yang ingin membuat taman di lahan yang sempit. Vertikal garden bisa dipilih untuk mensiasati hal tersebut. Taman vertikal pada prinsipnya adalah budidaya tanaman dengan sistem bertingkat atau vertikal. Teknik tanamnya biasa disebut dengan vertikultur.

Vertikultur merupakan cara bertaman yang dilakukan dengan menempatkan tanaman dalam wadah-wadah yang disusun secara vertikal, atau upaya pemanfaatan ruang ke arah vertikal. Dengan teknik vertikultur anda bisa menanam 20-30 tanaman atau bahkan lebih pada lahan yang relatif sangat sempit. Teknik vertikultur dapat dilakukan dengan berbagai macam wadah atau media tanam, seperti paralon, pipa pvc, pot, botol bekas atau apapun tergantung dengan kreatifitas masing-masing.

Berbagai jenis tanaman dapat dibudidayakan dengan teknik ini, tanaman semusim misalnya. Tanaman semusim khususnya sayuran seperti pakcoy, caisin, selada, dan lainnya bisa menjadi pilihan untuk dijadikan tanaman vertikultur.

Sekilas cara bercocok tanam dengan teknik vertikultur terlihat rumit dan susah. Pada kenyataannya teknik vertikultur sama saja dengan bercocok tanam secara konvensional, hanya saja penyusunan tempat yang berbeda. Teknik vertikultur dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu vertikultur konvensional dan vertikultur hydroponic. Secara garis besar vertikultur konvensional sama halnya dengan bercocok tanam pada umumnya, hanya saja ditempatkan pada area yang vertikal. Sedangkan vertikultur hydroponic, media yang dipakai bukan media tanah tetapi seperti arang sekam, rockwall dan sebagainya.

 Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan memanfaatkan teknik vertikultur sebagai alternatif pemanfaatan lahan sempit dirumah anda. Berikut beberapa keunggulan teknik vertikultur sebagai alternatif pemanfaatan lahan sempit :

  1. Tidak membutuhkan lahan yang luas
  2. Media tanam dapat disesuaikan dan diatur sesuai ruang tumbuh tanaman sesuai dengan kondisi tempat/ lahan anda
  3. Umur tanaman relativ pendek dan pemeliharaannya relativ sederhana
  4. Menambah keindahan rumah
  5. Dapat dilakukan bagi siapa saja yang berminat

Vertikal garden akan sangat bermanfaat bagi anda yang mempunyai lahan yang sempit untuk taman. Menghadirkan taman vertikal di rumah anda menjadikan rumah anda menjadi lebih asri dan memperindah rumah anda, selain itu juga bisa melestarikan penghijauan disekitar lingkungan anda