Posts

sapphire grup 0001

Awas...Mayoritas Bangunan di Daerah Rawan Ambruk!

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar wilayah Indonesia masuk daerah rawan bencana gempa bumi. Tapi, mayoritas bangunan di daerah rawan lindu tidak memenuhi standar nasional sehingga bangunan-bangunan tersebut rawan ambruk ketika gempa mengguncang. Kondisi…
sapphire grup 11

Yandi-Paramita: "Arsitek Tidak Lebih Tahu daripada Masyarakat"

KOMPAS.com — Pasangan arsitek dan dosen arsitektur Universitas Indonesia, Yandi Adri Yatmo dan Paramita Atmodiwirjo, mengaku tak pernah merasa takut karya arsitekturnya ditiru oleh orang lain. Keduanya merasa justru di situlah kepuasan tertinggi…
sapphire grup 11

Duh, Arsitek Lokal Tak Laku di Negeri Sendiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang-pengembang besar di Indonesia, terutama Jakarta, seringkali lebih memilih jasa arsitek asing ketimbang lokal dalam mendesain proyek properti mereka. Padahal, arsitek dari Indonesia telah mampu membuktikan diri…
sapphire grup 116

10 Trik Cerdas Tinggal di Rumah Mungil

KOMPAS.com - Rumah mungil memang menarik untuk ditelaah lebih jauh, mulai segi desain sampai pengorganisasian ruangnya. Namun, hal tak kalah penting disimak justeru kecerdasan si penghuni rumah untuk membuat rumah kecilnya tampil nyaman. Banyak…
sapphire grup 108

Enam Kelebihan Material Gipsum

KOMPAS.com - Gipsum sebagai material non struktural memiliki banyak kelebihan sehingga aman dan mudah diaplikasikan dalam hunian. Setidaknya, ada enam kelebihan material ini yang acapkali digunakan untuk kebutuhan plafon dan penyekat ruangan…
sapphire grup 11

Inilah 8 Karya Terbaik "Arsitektur yang Berbagi"

Berdasarkan pemahaman umum mengenai arsitek dan peran profesinya, hakikat berarsitektur adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan lingkungannya. Berangkat dari kesepakatan itulah dapat dimengerti, bahwa melalui praktik profesinya arsitek mempunyai kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk menggunakan dan membagikan keahliannya kepada masyarakat luas.
sapphire grup 11

UU Arsitek Semakin Dibutuhkan

Selepas krisis ekonomi global 1998 yang dialami Indonesia, dampak yang muncul adalah kurangnya ketersediaan dan kualitas infrastruktur memadai. Satu contoh paling terlihat jelas di depan mata adalah kapasitas bandara yang semakin tak cukup menunjang lonjakan penumpang.