Lokasi Sejuk, Keunggulan Sapphire Village

pemandangan-gunung-slamet-baturadenPURWOKERTO – Lokasi yang sejuk, membawa ketenangan, cocok untuk relaksasi dan refleksi semakin susah ditemukan di Kota Purwokerto. Padahal, kebutuhan hunian yang demikian semakin tinggi seiring terus bertambah dan meningkatnya kelas menengah ke atas.

Sekarang, Sapphire Grup sebagai merk properti ternama di Jateng dan Jabar memberi peluang konsumen memiliki hunian dengan keunggulan istimewa tersebut. Adalah Sapphire Village, Desa Pandak, Baturraden yang juga berada di lokasi tidak jauh dari Baturraden.

“Sapphire Village hadir dengan standar eksklusif, dan memang di atas rata-rata karena dikhususkan bagi konsumen. Lokasi asri, sejuk, istimewa dengan kuaifiksi dan model bangunan juga berbeda dengan proyek Sapphire Grup lainnya,” kata Senior Marketing Manager Branch Purwokerto,Ari Kurniati.

Dengan klasifikasi tersebut, penghuni Sapphire Village dipastikan terdorong naik kualitas dan citra dirinya. Apalagi, memiliki hunian tidak jauh dari Baturraden jelas bukan perkara mudah, meski banyak yang menginginkannya. “Siapa saja memiliki kesempatan menjadi keluarga Sapphire Village Baturraden,” imbuh Ari lagi.

Pemandangan alam yang elok, serta akses jalan utama yang juga jalur wisata, semakin menunjang aksesibilitas tinggi siapa saja yang tinggal di sekitar Baturraden. Konsumen, tidak perlu khawatir akses ke pusat Kota, dengan tetap mendapatkan suasana tenang khas pedesaan, cocok untuk menenangkan diri setelah kusut beraktifitas.

Branch Manager Sapphire Purwokerto, Sofan Prayugo menambahkan, Sapphire Village proyek dibangun di atas lahan 4,5 hektare dengan unit terbatas dan eksklusif. Dekat Universitas Jenderal Soedirman, RS DKT Wijayakusuma, lapangan Golf, dan pusat kuliner Purwokerto. Sapphire Village tersedia 149 unit dengan tiga varian yakni tipe 73/135, tipe 86/162, dan tipe 86 hook.

“Semua hunian Sapphire Grup tidak hanya menawarkan rumah, tempat tinggal tapi juga keuntungan bagi setiap konsumen dan melihat properti sebagai piranti investasi. Selain Sapphire Village, ada lima proyek lain di Karesidenan Banyumas untuk konsumen,” katanya.

Keuntungan dari sisi investasi, kata Sofan terlihat juga di Sapphire Regency di Jalan KS Tubun. Sudah dilakukan pengembangan tahap ahir dan menjelma menjadi kawasan hunian dengan aksesibilitas tinggi. Proyek selanjutnya Sapphire Residence Karangwangkal melakukan pengembangan tahap IV di lahan 15 hektar dan hanya tersisa 23 unit.

Proyek Ketiga Sapphire Town House di Jalan HM Bachroen Kelurahan Berkoh dekat RS Margono Soekarjo. Sedangkan di Cilacap, Sapphire mengembangkan Sapphire Regency di Jalan Pasar Baru, Sindang Sari, Kecamatan Majenang yang notabene merupakan pusat kota Cilacap Barat. Berada di jalur utama selatan Jawa, Sapphire Regency menarik dan layak dijadikan hunian sekaligus investasi.(citrantara-)


Roedjito eL Fateh