Investasi Properti Yuk !

GERBANG TASIKRUMAH telah menjadi kebutuhan dasar manusia. Karenanya, permintaan rumah atau tempat tinggal di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Sementara luas tanah tidak bertambah. Tak ayal harga properti pun ikut tergerek naik.

Presiden Direktur PT Sapphire Sukses, Ali Rofi menerangkan, dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, kekurangan perumahan hingga tahun 2013 diperkiraan mencapai 13,6 juta unit rumah. Itu artinya ada 13,6 juta keluarga yang belum memiliki rumah, bahkan riil di lapangan angkanya bisa jauh lebih besar dari itu.

“Inilah salah satu alasan mengapa properti menjadi instrumen investasi yang seksi. Rata-rata kenaikan apresiasi pasar mencapai 15-20 persen per tahun,” ujar Rofi yang juga Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah ini kemarin.

Menurutnya, investasi di dunia properti sangat menguntungkan. Selain mendapat keuntungan dari harga properti yang makin menanjak, juga mendapat cashflow yang bisa menjadi sumber pendapatan tetap apabila disewakan.

Karenanya, Sapphire Grup terus berupaya menghadirkan hunian nyaman yang layak dijadikan instrumen investasi. Tidak hanya lokasi yang menjadi pertimbangan utama, namun juga jaminan legalitas kepemilikan, mutu bangunan dan desain berkelas, juga kemudahan layanan sejak pra hingga purna jual.

Di Kawasan Pantura Jawa Tengah, belum lama ini Sapphire Grup meluncurkan produk hunian seluas lahan seluas 12.259 meter persegi di Jalan Ir H Djuanda, Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Slawi-Tegal. Sapphire Mediterania Slawi menawarkan tiga varian type hunian yakni type 45/108 m2, type 58/120 m2, dan type 70/105 m2.

“Tidak lama lagi segera menyusul Sapphire Mediterania Pekalongan. Mengingat proyek sebelumnya yakni Sapphire Residence Pekalongan telah ludes terjual. Lokasi yang strategis, bebas banjir dan rob, desain bangunan berkelas juga mutu yang baik menjadikan hunian Sapphire Residence incaran para konsumen,” terang Branch Manager Regional Pantura, Mubarak kemarin.

Sementara di Tegal, Sapphire Residence juga memasuki pengembangan tahap kedua dilahan seluas empat hektar. Sehingga, saat ini total mencapai delapan hektar dengan jumlah unit rumah sebanyak 437 buah. Sapphire Residence berdiri di Desa Pacul, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Sapphire Residence Tegal menyediakan tiga varian rumah, masing-masing tipe 36/90, tipe 45/112, dan tipe 73/135. Seluruh hunian Sapphire Grup juga ditunjang dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang semakin menambah keamanan dan kenyamanan setiap penghuni. Diantaranya sarana ibadah, Jalan lingkungan yang lebar, drainase, taman bermain, tembok keliling, serta CCTV dan keamanan 24 jam.

Selain Sapphire Residence, lanjut Mubarak, di Tegal juga hadir hunian khusus kelas premium yakni Sapphire Estate yang mengusung gaya arsitektur klasik modern. Berdiri di pusat kota, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Mergadana, Kota Tegal, Sapphire Estate Tegal menyediakan hunian dua lantai tipe 78/108 m2 dan tipe 95/126 m2.

Sementara itu, di Brebes, Sapphire Residence Brebes berdiri di Jalan Yos Sudarso. Sedangkan di Pemalang, Sapphire Residence Pemalang hadir di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Beji Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. (Citrantara-)