Rumah Masih Jadi Impian Bagi Masyarakat

Kemampuan masyarakat mengangsur kepemilikan rumah, rupanya berdampak pada penurunan jumlah pinjaman perbankan untuk pembiayaan perumahan. Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat Iskandar Saleh mengatakan, telah terjadi penurunan daya beli rumah oleh masyarakat. Turunnya kepemilikan rumah ini disinyalir karena daya beli rendah dan sulitnya masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses kredit perumahan.

Miliki Hunian Dengan Subsidi 8.8 Persen

Mempermudah pembiayaan, kami juga bekerjasama dengan perbankan, diantaranya BRI dan Bank Jabar. Keringanan itu berupa subsidi selisih bunga. dari bunga normal 12 persen, konsumen cukup menanggung bunga 8.8 persen,"

Society Ciamis Agustus 2011

Mereka yang membeli rumah secara sembrono, hanya berpikir sekedar dihuni tanpa menimbang investasi masa depan, paling juga hanya merugi karena nilai investasinya stagnan. Sebagai konsumen, Anda cerdas dengan memiliki dan mampu menghitung data rata-rata kenaikan investasi di seluruh proyek properti Sapphire Grup yang mencapai 15%-20% pertahun.