Wow…Rumah Pertama Harry Potter Dijual Rp 14 Miliar!

sapphire grup 97SUFFOLK, KOMPAS.com – Para pecinta Harry Potter saat ini memiliki kesempatan mendapatkan “rumah pertama” Harry Potter. Rumah yang berlokasi di Suffolk, Inggris, ini dijual seharga 950.000 pound sterlling atau setara dengan lebih dari Rp 14 miliar.

Rumah mewah yang dibangun pada abad ke-14 itu telah digunakan sebagai setting film layar lebar Harry Potter. Rumah ini digunakan untuk membangun citra pedesaan fiksi bernama Godric’s Hollow di film Harry Potter and Deathly Hallows bagian pertama.

Dalam film tersebut, rumah yang juga disebut juga dengan de Vere ini bukan saja menjadi rumah tempat kelahiran Harry Potter, namun juga rumah kelahiran kepala sekolah Hogwarts, Albus Dumbledore. Tampaknya, rumah ini akan sangat berarti bagi parta pecinta film Harry Potter, karena di rumah ini juga orang tua Harry Potter melawan tokoh Lord Voldemort.

Rumah dari zaman Medieval ini berisi sebuah aula, ruang tamu, ruang makan, dapur, ruang cuci, tiga kamar tidur, dua kamar mandi, dan sebuah loteng. “Sayap” rumah dapat dipisahkan dari rumah utama juga sebagai bangunan dengan fasilitas hotel berbintang lima. Di dalamnya terdapat ruang membaca, ruang duduk, dapur, ruang mandi, dan dua kamar tidur besar.

“(Rumah) ini bagian dari Godric’s Hollow. Rumah ini dapat dilihat berseberangan dengan kuburan, dengan sebuah pohon Natal di jendela, lampu-lampu yang menyala dan musik yang mengalun,” kata si pemilik rumah de Vere saat ini, Jane Ranzetta.

“Benar-benar luar biasa menonton proses pembuatan film dan hasil filmnya di layar lebar. Para kru tiba tanpa aktor dan memfilmkan bagian depan dan belakang di musim panas. Mereka menggunakan bagian-bagian dalam rumah seperti puzzle tiga dimensi, memotong dan menyambungkan bagian untuk dirubah menjadi jalan-jalan Godric’s Hollow,” timpal suami Jane, Tony Ranzetta.

“Mereka bahkan membuat adegan salju di musin dingin dengan pohon Natal di depan jendela dan lagu Natal terdengar dari rumah-rumah,” tambah Tony.

Rumah de Vere dikenal juga sebagai Pondok Berburu de Vere, Rumah Oxford dan Cottage Oxford selama bertahun-tahun. Rumah ini pernah dimiliki oleh keluarga de Vere yang berkuasa dari abad ke-14 sampai abad 17. Di dalamnya juga masih tersisa peninggalan garde-robes terakhir yang dipasang di Inggris, sebuah lukisan Medieval yang langka dan asli, serta pintu utama luar biasa.

“Kami telah berada di sini selama 22 atau 23 tahun, dan rasanya kini tiba waktunya bagi kami untuk meninggalkan rumah ini. Saya tidak pernah berfikir memiliki rumah ini. Saya hanya pemelihara, dan itu adalah sebuah kehormatan,” kata Jane.

Pemilik saat ini yang memiliki anak berusia 15 tahun, pertama kali melihat bangunan “magis” ini lebih dari dua dekade lalu. Mereka melihatnya dalam perjalanan selama satu hari ke Lavenham. Setelah membelinya, keluarga Ranzetta telah merenovasi rumah dan taman, kemudian menguak dekorasi di dalam rumah ini, termasuk ukiran dan lukisan Medieval.

Bagaimana? Tertarik hidup dalam dunia Harry Potter sesungguhnya?

Sumber