Siapa Menabur, Ia Menuai

sapphire grup 91Seperti pelaut ulung, kisah sukses seseorang selalu dipenuhi cerita tentang keteguhan hati di masa badai dan keriangan kerja di hari cerah. Bagi Area Manajer Terbaik Agustus 2012, Syam Dhany W, kisah suksesnya hanya perlu disingkat ke dalam dua kata: TABUR TUAI. “Saya hanya berusaha menabur yang terbaik pada setiap pekerjaan saya, dan bila saya menuai yang terbaik, itu hadiah,” jelas pria kelahiran Cirebon, 15 Oktober 1974 itu.

Meniti karir sebagai resepsionis hotel pada 1994, ia telah memberi dan menerima pengalaman dari berbagai merk hotel terkenal, sebut diantaranya Santika Hotel dan pada 2012, memutuskan berhenti dari jabatan General Manager (GM) Hotel Horison. “Mendirikan bisnis operator properti dan memilih merk Sapphire Grup merupakan salah satu tantangan paling menarik dalam hidup saya,” ungkapnya.

Mengenal Sapphire Grup saat diundang menjadi salah satu motivator pelatihan kewirausahaan properti bagi karyawan Sapphire. Syam Dhany melihat pilihan untuk mengenalkan paket hunian sekaligus investasi sebagai hal yang cerdas, sekaligus memiliki peluang cerah. “Bisnis rumah hanya beda bentuk kerjanya dari perhotelan, dasar filosofinya sama. Yaitu sama-sama memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan sehingga muncul kepuasan serta loyalitas konsumen,” imbuhnya.

Ia memandang, Sapphire Grup bukan hanya wacana, melainkan telah membuktikan loyalitas pelanggan. Ia memberi contoh, di Kota Purwokerto sebagai kota kelahiran Sapphire, konsumen rela membeli rumah hanya dengan mengambil kupon antrian untuk hunian yang akan dibangun setengah tahun mendatang.

“Loyalitas muncul berkat bukti akan mutu dan janji kenaikan nilai investasi konsumen. Di Tasikmalaya, Sapphire baru pertama muncul sehingga penting bagi kami agar memberi yang terbaik, sehingga bisnis kami bisa jangka panjang di kota ini. Maka beruntunglah para konsumen pertama kami di Tasikmalaya,” imbuhnya. (SG)