Selain Lokasi, Perhatikan Ketujuh Pertimbangan ini!

sapphire grup 124KOMPAS.com – Investasi properti selalu menekankan pada faktor lokasi, lokasi, dan lokasi. Penekanan berulang-ulang ini menandakan keberadaan lokasi sebelum memutuskan membeli properti sangat penting.

Alasannya, tentu saja, dengan lokasi strategis Anda akan mendapatkan keuntungan berlipat-lipat. Meskipun demikian, pertimbangan berinvestasi di bidang properti tak hanya masalah lokasi saja. Ada banyak faktor lain tidak kalah pentingnya.

Hermawan Wijaya dalam bukunya ’77 Rahasia Cepat Untung Bisnis Properti’ terbitan Pustaka Grhatama memaparkan tujuh pertimbangan lain tersebut. Simak berikut ini:

Memperhitungan nilai properti

Misalnya untuk investasi rumah, semakin banyak fungsinya, maka harganya akan semakin tinggi. Memperhitungkan nilai properti yang berujung pada harga jual rumah sudah menghitung berapa nilai dan manfaat yang akan diperoleh pembeli.

Mempertimbangkan fasilitas umum

Dalam menentukan tempat tinggal, baik itu rumah atau apartemen, pembeli kerap menjadikan aspek akses jalan dan fasilitas umum sebagai pertimbangan. Mereka akan merasa senang dan jatuh hati pada rumah atau apartemen yang dekat pusat perbelanjaan, bank, sekolah, tempat ibadah, dan sarana rekreasi. Bila Anda menemukan rumah atau apartemen dengan fasilitas umum seperti ini, maka jangan segan untuk membelinya. Properti di kawasan seperti ini cenderung naik harganya dari waktu ke waktu.

Menilai aspek perpajakan

Pertimbangkanlah aspek perpajakan untuk mengetahui besarnya pengeluaran tambahan Anda pada saat membeli. Karena transaksi tanah atau bangunan merupakan obyek pajak. Sebagai pemilik tanah dan bangunan, maka Anda akan dikenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Melihat RTRW

Sebelum memutuskan membeli, ketahuilah pola pengembangan kawasan atau renovasi besar yang akan atau sedang dilakukan di wilayah tersebut. Gunanya ialah untuk memprediksi pembangunan apa saja di seputar lokasi. Anda dapat mengecek ke Dinas Tata Ruang Kota atau pejabat berwenang lainnya.

Tanggap risiko bencana

Apakah lingkungan lokasi rumah atau bangunan yang hendak Anda beli mudah tertimpa bencana banjir, kebakaran, dan tanah longsor? Jika ya, maka rumah tersebut termasuk dalam kategori rawan bencana, sebaiknya urungkan niat Anda membeli rumah atau bangunan tersebut. Meski bisa mendapatkan asuransi, perhitungkan bagaimana Anda mengatasi bencana ini secara emosional.

Meneliti tingkat hunian

Bila Anda membeli rumah dengan lokasi di kawasan perumahan, perhatikan apakah semua rumah sudah terisi atau belum? Jika rumah-rumah tersebut banyak yang kosong, maka waspadalah karena bisa diartikan lingkungan perumahan tersebut kurang diminati.

Pilihah lokasi perumahan dengan tingkat hunian di atas 50 %. Untuk mendapatkan kualitas prima dalam bangunan, pertimbangkanlah nama baik pengembang serta portofolionya.

Menaksir biaya renovasi

Nilai properti ditentukan dari penaksiran biaya renovasi atau dengan cara membandingkan antara properti sejenis yang sama fungsinya lalu dikurangi penyusutan. Penyusutan sendiri ditentukan tiga faktor, kemunduran fisik, kemunduran fungsional, dan kemunduran eknomis.

Sumber