Sapphire Grup Menawarkan Keuntungan Berlipat

sapphire grup 52 PURWOKERTO – Sebagai kecamatan penyangga Kota Purwokerto, wilayah Sokaraja diprediksi menjadi pusat ekonomi bisnis baru dalam waktu dekat. Lokasi berada di jalur Purwokerto-Yogyakarta dan Semarang, serta sejumlah proyek pengembangan infrastruktur oleh pemerintah sebagai penunjang. “Pertumbuhan wilayah Sokaraja dan sekitarnya tidak akan terbendung, apalagi pemerintah memang memproyeksikannya dengan berbagai program pengembangan infrastruktur,” kata Senior Marketing Manager Branch Sapphire Purwokerto, Ari Kurniati, kemarin.

   Sapphire Grup misalnya menawarkan keuntungan kepada konsumen melalui Sapphire Mediterania Wiradadi Sokaraja. Konsumen yang memiliki hunian di Sapphire Mediterania Wiradadi, dipastikan segera menikmati keuntungan, karena harga tanah dan bangunan di lokasi tersebut diprediksi cepat mengalami kenaikan.  Proyek Jembatan Linggamas penghubung Kabupaten Banyumas-Purbalingga, direncanakan kelar 2013. Masih ada juga proyek pelebaran jalan dan realisasi jalan lingkar Sokaraja yang dipastikan menunjang akses jalan. Lokasi Sapphire Mediterania Wiradadi juga tidak jauh dari terminal bus Purwokerto serta RSUD Margono Soekardjo.

  Ari juga menyebutkan ada Sapphire Village di Pandak, jalan Raya Baturraden yang menjadi hunian eksklusif. Keberadaan hunian eksklusif  didorong terus tumbuhnya masyarakat  kelas menengah atas di eks Karesidenan Banyumas. Sapphire Village berada di perlintasan jalur wisata Baturraden, dengan bangunan gaya Eropa dipadu udara dan suasana pedesaan yang nyaman. Proyek dibangun di atas lahan 4,5 hektare dengan hanya 149 unit eksklusif dengan tiga varian. Yakni tipe 73/135, tipe 86/162, dan tipe 86 hook. Sapphire Village juga sejalur dengan Universitas Jenderal Soedirman, RS DKT Wijayakusuma, lapangan Golf, dan pusat kuliner Purwokerto. “Lokasi dengan berbagai keunggulan itu, selaras dengan tujuan Sapphire Grup memberi keuntungan bagi konsumen. Harga rumah yang dimiliki konsumen akan naik signifikan, sering naiknya citra Sapphire Village sebagai hunian eksklusif,” tuturnya. Wakil Ketua DPD REI Jateng, Ali Rofi berpendapat saat ini rumah tidak hanya sekedar tempat tinggal, tetapi bagian dari piranti investasi menguntungkan. “Hunian sebagai piranti investasi yang menjanjikan keuntungan. Sekaligus menjadi citra keluarga sukses, bagi mereka yang tinggal di semua hunian Sapphire,” katanya.

    Selebihnya  Sapphire Regency di Jalan KS Tubun sudah dilakukan pengembangan hingga tahap ke tiga dan menjelma menjadi kawasan hunian dengan aksesibilitas tinggi. Sapphire Residence Karangwangkal melakukan pengembangan tahap IV di lahan 15 hektar. Sapphire Town House di Jalan HM Bachroen Kelurahan Berkoh dekat RS Margono Soekarjo sudah ludes lebih cepat dari target. Sedangkan di Cilacap, Sapphire mengembangkan Sapphire Regency Majenang di Jalan Pasar Baru, Sindang Sari, Kecamatan Majenang yang notabene merupakan pusat kota Cilacap Barat. Berada di jalur utama selatan Jawa, Sapphire Regency menarik dan layak dijadikan hunian sekaligus investasi.(citrantara-)