Sapphire Grup: Bikin Investasi Properti Lebih Menguntungkan

sapphire grup 56BICARA soal investasi, tidak bisa dipungkiri bahwa properti masih menjadi pilihan terbaik sebagai bentuk tabungan masa depan. Salah satu keistimewaan investasi properti dibanding investasi lain adalah daya pengungkit yang tinggi  (high leverage investment).

Artinya, jika anda memiliki uang Rp 100 juta untuk berinvestasi dalam bentuk saham, emas, dolar, atau investasi finansial lainnya, anda hanya akan memiliki investasi sebesar nilai yang ditanamkan. Namun jika anda berinvestasi di sektor properti, dengan uang Rp100 juta sebagai uang muka (DP), maka Anda bisa memiliki investasi properti sebesar Rp500 juta atau lima kali lipat, karena sisanya sebesar Rp400 juta dibayar dengan menggunakan pembiayaan dari bank (KPR atau KPA).

Bila diasumsikan nilai investasi anda dalam bentuk saham dan investasi finansial lainnya naik 10 persen per tahun, maka nilai investasi Anda menjadi Rp110 juta. Atau keuntungan yang Anda peroleh hanya Rp10 juta (Rp110 juta dikurang Rp100 juta) atau 10 persen dari investasi anda.

Sementara jika nilai investasi Anda di sektor properti naik 10 persen, maka nilai investasi tersebut menjadi Rp550 juta. Artinya, keuntungan Anda Rp50 juta (Rp550 juta dikurang Rp500 juta). Jadi, keuntungan investasi Anda sesungguhnya bukan 10 persen, tetapi 50 persen dari nilai investasi Anda yang “cuma” Rp100 juta. Inilah yang disebut daya pengungkit investasi yang tinggi.

“Namun hanya properti tepat yang bisa mendatangkan keuntungan berlipat bagi pemiliknya. Karenanya, faktor lokasi, mutu dan desain bangunan, fasilitas, aksesibilitas, juga track record pengembang wajib menjadi pertimbangan utama sebelum membeli,” ungkap Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, Ali Rofi kemarin.

Rofi yang juga Presiden Direktur PT Sapphire Sukses ini menuturkan, realitas di lapangan kenaikan harga properti rata-rata bisa mencapai 15-20 persen per tahun. Kondisi ini terdorong permintaan terhadap properti selalu meningkat. Sedangkan jumlah pasokan tidak dapat mengimbangi kenaikan jumlah permintaan. Oleh karena itu tidak perlu menunda membeli properti jika anda telah memiliki kemampuan finansial yang mencukupi. Terlebih saat ini fasilitas kredit pemilikian rumah (KPR) sangat mudah diakses konsumen.

“Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kata dia, tentunya akan mendongkrak harga properti. Itu karena biaya konstruksi pun ikut terdorong sebagai akibat kenaikan bahan baku bangunan dan transportasi. Dengan harga yang masih rendah saat ini, konsumen dapat segera memanen keuntungan sesaat setelah BBM naik dan perbankan mengkoreksi suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR),” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager Sapphire Grup Regional Cirebon, Umar Husni menambahkan realitas tersebut melatarbelakangi Sapphire Grup menghadirkan varian hunian ideal sekaligus investasi. Standar yang diterapkan mulai dari prospek masa depan lokasi yang menjanjikan, mutu tekhnik serta desain bangunan, jaminan legalitas kepemilikan, hingga kemudahan layanan sejak pra hingga purna jual.

Di Cirebon, Sapphire mengembangkan tiga proyek sekaligus yakni yakni Sapphire Residence Kedawung, Sapphire Estate Ciperna, dan terbaru Sapphire Mediterania Arjawinangun. Sapphire Residence Kedawung berdiri di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kabupaten Cirebon. Mengusung gaya arsitektur mediterania, Sapphire menyediakan rumah tiga tipe rumah yakni 45/98 m2, tipe 54/120 m2 dan tipe 70/135 m2.

Sementara Sapphire Estate Ciperna, hadir tepat di depan pintu Tol Ciperna, Jalan Raya Ciperna. Berdiri di lahan seluas 4,2 hektar, tahap pertama pembangunan tersedia sebanyak 164 unit, juga dengan tiga tipe rumah yakni tipe 78/117 m2 satu lantai, tipe 90/117 m2 dua lantai, dan tipe 115/135 m2 dua lantai dengan aplikasi gaya arsitektur klasik modern.

Lokasi perumahan Sapphire Estate Ciperna sangat strategis karena memadukan hunian nyaman dengan berbagai fasilitas umum antara lain pasar induk Harjamukti, terminal, lapangan golf, dan RS Cermai. Sapphire Estate Ciperna hadir sebagai hunian dan investasi kelas premium yang berada satu kawasan dengan Sapphire Hotel.

Sedangkan Sapphire Residence Arjawinangun berdiri di lahan seluas 2,1 hektar di Jalan Kedapang, Arjawinangun. Tersedia tiga varian tipe rumah, masing-masing Tipe 36/90, tipe 45/112, dan tipe 54/128. (Citrantara)