Plus-Minus Membeli Rumah dengan KPR

Mengetahui-Tentang-Syarat-KPR

Membeli rumah dengan KPR (kredit pemilikan rumah) dapat meringanan beban keuangan bulanan dan mempermudah Anda memiliki hunian idaman. Selain itu, KPR juga menawarkan keuntungan lain, seperti legalitas yang terjamin, asuransi kebakaran, dan lain-lain.

Setelah mengetahui jenis-jenis KPR,serba-serbi KPR, dan syarat pengajuan KPR, Anda juga perlu mengetahui untung rugi menggunakan fasilitas KPR.

Keunggulan KPR
• Biaya awal ringan dan memungkinkan Anda memungkinkan Anda untuk memiliki rumah dengan dana yang terbatas. Asalkan Anda memenuhi syarat yang bank tetapkan, uang tunai yang perlu Anda siapkan di awal adalah 20% – 30% dari harga rumah (untuk uang muka yang dibayarkan ke pengembang properti), cicilan bulan pertama, dan biaya administrasi legal.

• Pembelian rumah dengan KPR bersifat legal. Bank hanya membiayai pembelian rumah yang dilengkapi sertifikat. Sebelum menerima sertifikat itu, bank mengecek keabsahannya lewat Badan Pertanahan Nasional (BPN). Artinya, legalitas rumah yang Anda beli aman dan terjamin.

• Rumah siap dihuni karena pembelian dengan KPR berarti Anda bisa langsung menghuni rumah itu, bahkan sebelum cicilan pinjaman lunas.

• Anda bisa menggunakan rumah yang dibeli dengan KPR untuk investasi jangka panjang. Apalagi rumah yang dibeli berada di lokasi strategis, nilai rumah bisa dipastikan akan meningkat setiap tahun.

• Kalau Anda menyewakan rumah yang Anda beli dengan KPR, kemudian menggunakan uang sewa itu untuk membayar cicilan bulanan, artinya Anda memperoleh rumah secara gratis.

• Bank juga mensyaratkan adanya asuransi properti, yang preminya tercantum dalam cicilan bulanan KPR, untuk melindungi rumah Anda dari risiko kebakaran dan lain-lain.

Risiko KPR
• Membeli rumah dengan KPR adalah komitmen jangka panjang. Jadi pilihlah rumah yang cocok untuk kebutuhan keluarga maupun kondisi keuangan Anda. Pertimbangkan kemampuan Anda melunasi cicilan, harga rumah, dan potensi perkembangan nilainya hingga beberapa dekade ke depan.

• Meski membeli rumah dengan KPR adalah investasi, properti bukanlah investasi likuid. Saat Anda mendadak butuh uang tunai, menjual rumah bukan menjadi solusi yang mudah.

• Bank butuh Anda terus membayar bunga karena itulah sumber pemasukan mereka. Kalau Anda melunasi sisa pinjaman KPR, risikonya adalah biaya penalti. Tanyakan soal ini ke bank sebelum Anda mengajukan proses KPR.

• Membeli rumah berarti menanggung sejumlah biaya tambahan. Selain uang muka dan cicilan bulanan, proses KPR membutuhkan biaya KPR, termasuk untuk administrasi legal. Kenali semua biaya tambahan itu agar Anda bisa merencanakan keuangan secara tenang dan mantap.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *