Pilih Beli atau Bangun Rumah Sendiri?

Foto-artikel-2

Memiliki rumah sendiri tentunya jadi impian setiap orang, apalagi keluarga baru. Namun, biasanya keluarga baru tak mau repot membangun rumah sendiri, lebih suka membeli rumah jadi. Sebenarnya apa saja kelebihan dan kekurangan membangun rumah sendiri dibanding membeli rumah jadi?

1.  Membangun Rumah

(+) Kelebihan

Anda tidak terikat dengan jadwal pembayaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), karena pembangunan rumah ditentukan oleh Anda sendiri.

Buat blueprint rumah Anda sebagai pedoman saat mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sebaiknya konsultasikan dengan rekan yang mengetahui desain rumah. Dengan memiliki IMB, Anda bisa menghemat bahkan terbebas dari biaya pungli (pungutan liar).

Keuntungan lainnya adalah Anda dapat mendesain ruang-ruang di rumah tersebut sesuai keinginan Anda. Jangka waktu penyelesaian rumah bisa Anda atur sendiri sesuai kebutuhan dan budget Anda.

(-) Kekurangan

Jika membangun rumah sendiri, pertama Anda harus membeli lahan. Berhati-hatilah mendapatkannya. Perhatikan surat-surat tanah tersebut dan periksakan ke Badan Pertahanan Nasional (BPN) setempat.

Jangan lupa juga, cek peruntukan lahan tersebut ke Dinas Kota/Daerah, apakah lahan tersebut boleh dibangun rumah tinggal sesuai keinginan Anda.

Belum lagi mengumpulkan bahan bangunan dan menunggu masa pembangunan rumah yang belum tentu singkat. Sedangkan bila harus menunggu rumah dibangun otomatis Anda harus mengeluarkan uang untuk mengontrak.

Anda mengeluarkan biaya untuk finishing yang mencapai 30 persen dari harga bangunan. Anda bisa melakukan ini secara bertahap, karena dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Anda boleh saja memilih untuk mengutamakan finishing di dalam rumah daripada di luar rumah, mengingat estetika dan kesehatan lingkungan di dalamnya.

Catlah rumah dengan warna terang, karena dapat membuat ruangan menjadi terang dan luas, sehingga Anda dapat menghemat penerangan.

Hal lain yang patut diperhatikan adalah kondisi rumah. Harus ada pengecekan yang teliti soal kualitas bangunan, serta luas yang dibutuhkan.

2.  Membeli Rumah

(+) Kelebihan

Mendapatkan lingkungan dan fasilitas yang terjamin, mulai dari segi keamanan, kenyamanan, kepraktisan hingga keserasian, sejauh ini masih melatarbelakangi sebagian besar masyarakat memilih perumahan.

Faktor keamanan merupakan kebutuhan pokok setelah rumah dimiliki. Banyak fasilitas penunjang – beberapa fasilitas penunjang lainnya yang dapat memanjakan seluruh penghuni perumahan, di antaranya kolam renang hingga pusat kebugaran, dan tempat beribadah.

Dengan membeli rumah, calon pemilik juga tidak perlu repot – repot memikirkan cara dan prosedur membangun rumah hingga hal perizinan. Calon penghuni tinggal menerima rumah yang sudah siap untuk dihuni.

Tak perlu repot meneliti dan mencari harga tanah yang pas sesuai kantong. Anda bisa mendapatkan rumah idaman dengan mengajukan KPR di bank. Anda langsung memiliki dan menempati rumah meski hanya membayar maksimal 37 persen dari harga rumah. Legalitas rumah juga lebih terjamin.

Harga rumah seperti ini lebih terjaga stabil, sehingga Anda tahu kisaran dana yang Anda butuhkan. Dana membeli rumah yang tersisa dapat digunakan untuk rencana keuangan lainnya semisal untuk berinvestasi, berdagang, ataupun berlibur.

(-) Kekurangan

Kekurangan dari membeli rumah siap huni, antara lain desain ruang-ruangnya mungkin tidak selalu cocok dengan gaya hidup Anda, sehingga diperlukan beberapa renovasi. Selain itu, jika Anda tidak cukup teliti, mungkin Anda akan membutuhkan biaya yang lebih besar untuk memperbaiki struktur atau instalasi rumah tersebut.

Anda jadi terikat dengan jadwal pembayaran cicilan KPR. Jangan lupa untuk selalu memprioritaskan dana ini, agar Anda nyaman memiliki rumah yang Anda sudah pilih itu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *