Pemda Perlu Sediakan Lahan Untuk Rusunawa

sapphire grup 134Komisi V DPR RI meminta pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia untuk menyediakan lahan untuk pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusun Sewa) bagi masyarakatnya. Pasalnya, saat ini kebutuhan rumah masyarakat terus meningkat seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan suatu daerah.

Demikian disampaikan anggota Komisi V DPR RI Abdul Hakim saat memimpin rombongan kunjungan kerja Komisi V DPR ketika meninjau pelaksanaan pembangunan Rusun Sewa Pekerja Tankerang di Bukitraya, Pekanbaru, Riau. “Kami (DPR-red) berharap Pemda di Indonesia dapat menyediakan lahan untuk lokasi Rusunawa.

Sebab kebutuhan rumah masyarakat terus meningkat setiap tahunnya,” ujarnya. Abdul Hakim menuturkan, adanya pembangunan rumah baik rumah tapak maupun rumah susun secara tidak langsung akan meningkatkan pembangunan ekonomi suatu daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, sudah seharusnya Pemda setempat memberikan perhatian pada sektor perumahan. Menurut Abdul Hakim, Komisi V DPR sangat mendukung program pembangunan Rusun Sewa bagi pekerja yang dilakukan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) di Pekanbaru, Riau.

Adanya Rusun Sewa bagi pekerja, diharapkan dapat mengatasi masalah perumahan serta transportasi seperti meminimalisir kemacetan lalu lintas, akibat tingginya mobilitas masyarakat yang berpergian menuju tempat kerjanya. “Lokasi pembangunan Rusun Sewa Pekerja Tankerang sangatlah strategis karena berada di pusat kota.

Tentunya bangunan ini bisa dimanfaatkan untuk tempat tinggal para pekerja sehingga mereka lebih dekat dengan tempat kerjanya,” terangnya. Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Formal Pusat Pengembangan Perumahan (P2P) Kemenpera, Fitrah Nur mengungkapkan, Rusun Sewa pekerja Tankerang dibangun sebanyak 2 twin blok oleh Kemenpera di atas lahan seluas 8.232 meter persegi.

Bangunan itu nantinya dibangun lima lantai dengan jumlah rusun per blok sebanyak 89 unit untuk tipe 27. Lebih lanjut, Fitrah menyatakan, Rusun Sewa Tankerang dibangun dengan sistem pracetak (precast) nantinya bisa dihuni oleh keluarga yang berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah.

Rusun sewa itu terdiri dari ruang keluarga, dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, serta ruang jemur. Sedangkan fasilitas umumnya antara lain mushola, ruang komersil serta ruang serbaguna.??”Kami mentargetkan pembangunan Rusun Sewa ini selesai pada bulan Desember tahun ini.

[pullquote style=”right”]Adanya Rusun Sewa bagi pekerja, diharapkan dapat mengatasi masalah perumahan serta transportasi seperti meminimalisir kemacetan lalu lintas, akibat tingginya mobilitas masyarakat yang berpergian menuju tempat kerjanya.[/pullquote]

Dengan demikian bangunan ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Riau,” terangnya. Hal senada juga disampaikan, Kepala Bidang Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, Armansyah.

Menurut Armansyah, adanya Rusun Sewa Pekerja dari Kemenpera sangat membantu Pemerintah Provinsi Riau untuk mengatasi masalah perumahan masyarakat. Armansyah menambahkan, kebutuhan rumah bagi MBR di Riau memang terus meningkat.

Oleh karena itu, Pemprov Riau berusaha mendorong program perumahan dengan cara menyediakan lahan untuk Rusun Sewa yang ada di tengah kota Pekanbaru. Selain itu, Pemprov juga akan membantu penyediaan sarana lift bagi penghuni Rusun tersebut.??”Pemprov Riau telah menyediakan lahan untuk pembangunan Rusun Sewa Pekerja di tengah kota.

Kami juga akan membantu penyediaan lift untuk kemudahan para penghuni Rusun ini,” tandasnya. Selain membangun Rusun Pekerja, Kemenpera juga telah membangun sejumlah Rusunawa di sejumlah perguruan tinggi di Riau. Setidaknya ada empat Rusunawa bagi mahasiswa yang dibangun yakni di Universitas Riau 1 TB, Universitas Islam Riau 1 TB, IAIN Syarif Kasim 1 TB, dan Universitas Lancang Kuning 1TB.

Sumber