Pasar Properti Indonesia Akan Melejit di 2013

sapphire grup 23iProperty Group, jaringan portal properti nomor satu di Asia, telah melakukan sebuah survey untuk semester pertama di tahun 2013. Survei tersebut memaparkan bahwa responden di Indonesia, Malaysia, Hong Kong dan Singapura menyatakan kesanggupan membeli serta kenaikan harga property di masa mendatang merupakan faktor terbesar yang menjadi pertimbangan saat membeli properti.
Untuk Indonesia, sebanyak 44% dari 6.117 responden setuju dengan survei tersebut. Sedangkan responden di Hongkong menyatakan bahwa harga dan lokasi menjadi hal utama yang dipertimbangkan saat membeli properti.
iProperty Group telah melakukan survey lintas pasar properti di negara-negara Asia untuk yang ke tiga kalinya. Survey online lintas pasar property ini telah mengungkap motivasi konsumen, niat dan prefrensi mereka dalam memperoleh properti di Asia. Di Indonesia, lebih dari 6.000 responden turut berpartisipasi dalam survei yang dilakukan oleh iProperty Group ini. Survei ini dilakukan pada periode Desember 2012 hingga Januari 2013.
Menjelaskan hasil survey pada Press Conference di Tea Addict Jakarta, Andy Roberts, General Manager Rumah123.com memaparkan, “Memasuki tahun 2013, perkembangan pasar property di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. Masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap kepemilikan property, baik sebagai tempat hunian atau bahkan menjadi investasi jangka panjang,” ucapnya.
Beberapa faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan ini adalah pertumbuhan ekonomi yang baik, pertumbuhan kelas menengah yang pesat dengan daya beli yang terus naik secara signifikan, serta tingkat inflasi yang stabil. “Faktor-faktor tersebut berdampak sangat baik pada konsistensi harga di hampir seluruh sector pasar property perumahan di Indonesia, terutama di Jakarta,” katanya.

Sumber: majalah Real Estate Indonesia Volume 7 Edisi 2 Tahun 2013