Oktober, Bunga KPR BTN Naik 0,5 s/d 1%

bank btnKenaikan suku bunga acuan yakni BI rate menjadi 7.25%, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pun akhirnya menaikkan suku bunga kreditnya sebesar 0,5 sampai 1 persen mulai Oktober ini.  Menurut Direktur Keuangan BTN Saut Pardede, hal ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian terhadap suku bunga dana.

“Inikan upaya menyesuaikan dengan kenaikan suku bunga dana. Suku bunga, kita naikkan per 1 Oktober sebesar 0,5 sampai 1 persen tergantung jangka waktu dan jenisnya,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika dilihat dari segi suku bunga deposito di industri perbankan ada kecenderungan kenaikan lebih tinggi dari suku bunga acuan yang telah naik 150 basis poin dalam empat bulan dari 5,75 persen menjadi 7,25 persen. Selain itu, terkait dengan aturan BI yang meminta perbankan untuk menjaga likuiditas, membuat persaingan dana pihak ketiga (DPK) semakin ketat.

“BI rate naik, Kredit dibatasi lewat aturan LTV, ditambah lagi bank-bank yang harus tambah GWM (giro wajib minimum). Jadi bank itu berlomba-lomba mencari dana dengan menaikkan tingkat bunga. Ada segmentasi, bank besar bisa main di level penjaminan suku bunga LPS, di luar itu bank tawarkan lebih tinggi. Kita terpaksa naikkan bunga kredit,” tukasnya.
Menurutnya dalam menaikkan suku bunga kredit, terutama pada bunga KPR pihaknya akan melakukan secara hati-hati karena perseroan tidak mau berujung dengan kenaikan kredit bermasalah (NPL) yang per Juni telah mencapai 4,63 persen secara gross. “Ini ada seninya juga agar kenaikan bunga kredit tidak menaikkan NPL maka kita naik 0,5 sampai 1 persen sesuai tenornya. Kredit konstruksi sudah naikkan pada September,” tutup Saut.