Mengenal KPR dan Jenis-jenis KPR

 

1610-photo

Mengenal KPR dan Jenis-jenis KPR

Bagi Anda yang hendak membeli rumah namun tidak memiliki uang tunai yang cukup, maka KPR menjadi salah satu pilihan tepat. Pilihan KPR-nya pun beragam.

 

Istilah KPR mungkin sudah lasim terdengar. Namun tahukah Anda, bahwa KPR memiliki sejumlah jenis atau macam dengan beberapa prinsip pokok yang berbeda satu sama lainnya? Berikut pengertian KPR dan ragam KPR yang dapat menjadi rujukan Anda.

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah kredit yang digunakan untuk membeli rumah atau untuk kebutuhan konsumtif lainnya dengan jaminan/agunan berupa Rumah.

 

Berdasarkan agunan maka, KPR dibedakan atas:

  1. KPR Pembelian: Adalah KPR yang menggunakan rumah yang akan dibeli sebagai agunannya. 
  2. KPR Multiguna atau KPR Refinancing: Adalah KPR yang menggunakan rumah yang sudah dimiliki sebagai agunannya. 

 

Berdasarkan persyaratan penerima pinjaman dan tingkat suku bunga maka KPR dibedakan atas:

  1. KPR Bersubsidi: Adalah KPR disediakan oleh Bank sebagai bagian dari program pemerintah atau Jamsostek, dalam rangka memfasilitasi pemilikan atau pembelian rumah sederhana sehat (RS Sehat/ RSH) oleh masyarakat berpenghasilan rendah sesuai kelompok sasaran. Yang  akan dikenakan subsidi adalah: suku bunga kredit atau uang muka.
  2. KPR Konvensional atau KPR Non-Subsidi: Adalah produk KPR yang disediakan oleh perbankan dengan persyaratan yang mengikuti ketentuan umum perbankan dan tingkat suku bunga regular yang ditetapkan oleh bank yang bersangkutan. Bisa saja suku bunga antar setiap bank, berbeda satu sama lainnya.
  3. KPR Syariah: KPR jenis ini tidak jauh berbeda dengan KPR non subsidi, tapi cara transaksinya menggunakan prinsip akad murabahah (jual-beli) atau musyarakah mutanaqishah (kerjasama sewa). Sejumlah bank baik milik pemerintah maupun bank swasta telah memiliki produk KPR Syariah.
2 replies
  1. harga ac
    harga ac says:

    Saya lbh prefer kpr konvensional aja..kpr syariah cicilannya besar dan kalo dilihat bunga jg tinggi.keunggulannya hanya fixed sampai akhir masa kredit

    Reply
    • Administrator
      Administrator says:

      Bank Syariah tidak mengenakan penalti apabila Anda melakukan pelunasan lebih awal.

      KPR Syariah maupun KPR Konvensional masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. KPR Konvensional di awal dapat menawarkan angsuran yang relatif murah di bandingkan dengan KPR Syariah. KPR kovensional mungkin saja mengalami peningkatan biaya bunga, sehingga setelah dihitung maka akan menjadi lebih mahal.

      Sebelumnya memutuskan KPR yang dipilih, ada baiknya berkonsultasi dengan pihak yang memahami, seperi financial planner. Apapun rekomendasinya keputusan akhir apakah menggunakan KPR Syariah atau konvensional adalah keputusan Anda 🙂

      Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *