KPR BRI Berharap Dampak LTV Tidak Signifikan

sapphire grup 15Semua bank penyedia KPR sedang menghitung seberapa besar dampak pemberlakuan loan to value (LTV) dari Bank Indonesia. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) termasuk salah satu bank yang akan merasakan imbas aturan ini pada performa Kredit Pemilikan Rumah (KPR)-nya.  Demikian diungkapkan Kepala Divisi Kredit Consumer BRI, Joice Farida Rosadi, beberapa waktu lalu.

“Pasti terpengaruh, namun semoga tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Ketika ditanya, berapa besar pengaruh yang mungkin menimpa performa KPR BRI, Joice hanya mengungkapkan, aturan LTV akan sangat berpengaruh terutama di wilayah Jabodetabek yang mayoritas pemilik KPR ditujukan untuk kepemilikan rumah kedua dan seterusnya. Namun, itu akan diimbangi dengan KPR di luar wilayah tersebut yang mayoritas merupakan pembeli rumah pertama.

“Komposisinya berimbang karena banyak KPR dari luar Jakarta yang umumnya adalah KPR pertama,” jelasnya.

Saat ini, porsi kredit konsumer terhadap keseluruhan kredit di BRI masih sebesar 4%-5%. Hingga Juni 2013, BRI telah menyalurkan KPR sekitar Rp 9,9 triliun. Angka ini meningkat 13,9% dibandingkan penyaluran KPR Juni 2012 lalu sebesar Rp 8,7 triliun. rumah123.com