DP 30% Pengaruhi Pembelian Rumah

sapphire grup 49Aturan Bank Indonesia mengenai aturan uang muka pemilikan rumah (KPR) minimal 30 % pada Juni mendatang. Dirasa makin memberatkan orang dalam membeli rumah dalam kurun 7 hingga 10 bulan.

Menurut Yunita Resmi Sari, Deputi Direktorat Penelitian dan Pengaturan Bank Indonesia, aturan uang muka KPR 30% akan dimulai dilakukan pada 16 Juni 2012. “Akan ada penundaan untuk pembayaran uang muka (DP) sekitar 7 hingga 10 bulan. Tetapi penurunannya tidak akan signifikan,” ungkapnya pada Seminar Siasat Bank dan Pengembang Untuk Menopang Daya Beli Konsumen yang diadakan oleh Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di Jakarta, (2/5).

Lebih lanjut Yunita mengungkapkan, kenaikan DP menjadi 30%, diharapkan pihak perbankan mampu memberikan penawaran yang menarik bagi nasabah. Ia mencontohkan, dengan memberikan suku bunga yang menarik dan pelayanan yang terbaik bagi konsumen.

“Kenaikan DP tersebut, bank akan mendapatkan nasabah yang berkualitas. Untuk itu, bank diharapkan mampu memberikan siasat yang menarik bagi nasabah, misalnya memberikan suku bunga yang mampu bersaing. Hampir 77% masyarakat Indonesia, kata Yunita mengambil KPR dengan cara kredit sementara 23% dengan cara tunai,” paparnya.

Berdasarkan data Bank Indonesia di 2011, pertumbuhan KPR cukup tinggi, yaitu sebesar 32,90% dari tahun ke tahun (yoy). Sepanjang pertumbuhan ini berada di atas pertumbuhan kredit aggregat sebesar 24,9% (yoy). Pada posisi Februari 2012 pertumbuhan KPR mengalami penurunan yaitu 35,26% (yoy) namun pertumbuhan tersebut masih jauh berada di atas pertumbuhan kredit aggregat 25,03% (yoy).

Sementara pada awal 2011 dan bulan terakhir 2011 pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah/Apartemen (KPR/KPA) sedikit menurun, namun secara umum KPR dan KPA selalu tumbuh lebih tinggi dibanding kredit lainnya.  Pada Januari 2012 pertumbuhan KPR sempat kembali meningkat mencapai 43% (yoy) sementara kredit umumnya hanya naik 24%, namun pada Februari 2012 pertumbuhan KPR kembali menurun menjadi 35% saat kredit agregat tumbuh 25%.

Sumber