Dirut BTN: Penurunan Suku Bunga KPR Tergantung Dana Tabungan

Jsapphire grup 00AKARTA, KOMPAS.com – Terkait ada tidaknya penurunan bunga KPR, Direktur PT Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono menyatakan, bahwa hal tersebut tergantung dari jumlah dana pihak ketiga, terutama yang berasal dari tabungan. Maryono mengatakan, jika jumlah dana tabungan tersebut relatif cukup besar, pihaknya bisa memutuskan untuk menurunkan suku bunga KPR.

“Salah satu strateginya dengan menjaga DPK dan CASA, kalau CASA lebih tinggi, peluang bunga KPR turun itu ada,” kata Maryono dalam jumpa pers paparan kinerja triwulan IV 2012 di Jakarta, Rabu (27/2/2013).nya.

Maryono menuturkan, ada dua jenis produk KPR dari Bank BTN, yaitu KPR bersubsidi dan KPR nonsubsidi. Untuk KPR bersubsidi, suku bunganya ditentukan oleh Pemerintah sepanjang masa cicilan, sedangkan KPR nonsubsidi, suku bunga untuk cicilan dua tahun pertama ditetapkan sebesar 7,49 persen.

“Untuk tahun-tahun berikutnya disesuaikan berdasarkan kondisi keuangan bank,” ujarnya.

Dia menambahkan, BTN akan tetap memberikan dukungan pada program perumahan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Sejauh ini BTN telah mendukung program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan merealisasikan 98 persen kredit FLPP pada 2012. Sementara pada 2013, pihaknya siap memberikan dukungan minimal 95 persen.

“BTN berkomitmen akan menyerap seluruh KPR bersubsidi yang dianggarkan oleh Pemerintah,” katanya.

Sumber