Booming Properti Hingga 2020

sapphire grup 90RumahCom – Pertumbuhan properti belakangan ini diprediksi akan terus berlanjut beberapa tahun ke depan. Bahkan, Matius Jusuf memprediksi booming properti Indonesia masih akan berlangsung hingga 2015. “Pertumbuhan properti tertinggi akan terjadi di 2015,” tukas Matius, Jumat (31/8) lalu.

Direktur Marketing Green Bay Pluit ini mengatakan, kondisi makro ekonomi saat ini sangat baik, dengan suku bunga SBI mencapai titik terendah selama sejarah, yakni 5,75%, dengan asumsi suku bunga KPR sekitar 8,75%.

Di saat sebagian pihak memprediksi pertumbuhan properti akan melambat menjelang pemilihan umum di 2014 mendatang, namun hal tersebut ditampik Matius. Menurutnya, sekarang masyarakat sudah bisa memisahkan antara ekonomi dan politik, sehingga kondisi politik yang terjadi saat Pemilu 2014 tak akan memberi dampak bagi pertumbuhan properti.

Di sisi lain, Matius juga menyoroti masalah kepemilikan asing yang tak kunjung selesai. “Kami sebagai pengembang mengusulkan agar asing boleh masuk dan memiliki properti di sini,” urainya.

Jika asing masuk, tambah Matius, maka mereka akan mengeluarkan biaya hidup di Indonesia sehingga sudah pasti akan membuka lapangan pekerjaan baru. “Jika sektor riil hidup, maka hal itu akan mendorong pertumbuhan 138 industri pendukung properti.”

Kendati demikian, aturan terhadap kepemilikan asing harus jelas, tuturnya. “Asing hanya boleh membeli properti high rise kelas atas, dan tidak boleh membeli rumah atau tanah,” kata Matius.

“Jika pada 2015 asing boleh masuk, maka saya memprediksi booming properti Tanah Air masih akan berlanjut hingga 2020,” tegasnya.

Sumber