BBM Naik, Harga Properti Ikut Naik

sapphire grup 51Rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), rupanya bakal berpengaruh kuat terhadap bisnis properti di Indonesia. Tak hanya properti primary, pasar properti secondary pun dipastikan akan mengalami kenaikan nilai jualnya.

Melihat kondisi tersebut, para pelaku bisnis termasuk broker properti mengalami hal serupa berkaitan dengan tingkat kenaikan BBM. Dipastikan, geliat pasar properti akan terasa di semua segmentasi termasuk di kawasan permukiman elit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Yustinus, Principal Century 21 Mediterania mengatakan, Meski di kawasan elit sekali pun, kenaikan BBM pastinya akan terasa langsung. “Efek kenaikan BBM biasanya akan mendongkrak nilai jual properti melambung tinggi, ”ungkapnya.

“Diperkirakan persentase kenaikan properti secondary bakal di angka 10-20%. Begitupun dengan pasar properti primary. Ini akan terjadi di semua sektor properti, efeknya tidak hanya di satu wilayah saja, “tambahkannya.

Menurutnya, meskipun transaksi properti secondary di Pantai Indah Kapuk masih terlihat stabil. Tapi dipastikan ini bakal ada pengaruhnya. “Hanya saja, efek kenaikan harga jual properti tidak berdampak signifikan bagi daya beli sebagian konsumen properti kelas menengah atas, “terangkannya.

“Mereka justru masih menjadikan kawasan PIK sebagai area primadona untuk investasi kedepannya. Bagi kami, kawasan ini sangat potensial. Meski harganya terus melambung tinggi, saya berharap bisnis properti secondary di kawasan ini akan terus diminati, ”tegaskan Yustinus.

Dedy Mulyadi

Foto : Istimewa

Sumber