7 Perbedaan KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas

Untitled-1

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bukanlah hal yang asing karena sebagian besar orang Indonesia menggunakan layanan ini untuk dapat membeli sebuah rumah. Kini layanan KPR bisa digunakan untuk membeli rumah baru maupun rumah bekas. Untuk bisa menentukan pilihan KPR rumah baru atau rumah bekas, Anda harus mengetahui dengan jelas mengenai keuntungan dan kerugian dari kedua tipe rumah tersebut. Ingin tahu apa saja? Berikut perbedaan yang perlu Anda ketahui sebelum menentukan KPR rumah baru dan rumah bekas:

1. Harga

Harga KPR rumah baru biasanya lebih mahal karena kondisi rumah masih bagus dan belum pernah ditempati oleh siapapun. Untuk KPR rumah bekas tentu harganya akan lebih murah jika dibandingkan dengan KPR rumah baru karena kualitasnya pun tidak sebagus KPR rumah baru. Namun jika membeli rumah bekas, Anda bisa mendapatkan rumah yang lebih luas dengan mengeluarkan dana kredit dengan jumlah yang sama dengan membeli rumah baru.

2. Keamanan

KPR rumah baru biasanya berupa cluster dan ini cukup menguntungkan karena memiliki satu gerbang utama dan ada petugas keamanan 24 jam. Sistem cluster juga membuat kendaraan yang melewati bagian depan rumah menjadi terbatas dan tidak padat. Sama halnya dengan KPR rumah baru, lingkungan KPR rumah bekas pun memiliki petugas keamanan yang menjaga selama 24 jam. Bahkan dengan membeli rumah bekas, biasanya di lingkungan tersebut sudah terbentuk sistem keamanan lingkungan (siskamling) warga.

3. Fasilitas Rumah

Saat mutuskan KPR rumah baru, Anda harus benar-benar memastikan apakah fasilitas pendukung seperti saluran air, jaringan listrik, dan sambungan telepon akan diurus oleh pengembang atau tidak. Berbeda halnya dengan KPR rumah bekas, Anda tidak perlu repot lagi memasang jaringan listrik, saluran air, dan sambungan telepon. Anda cukup melengkapi bagian rumah dengan perabotan yang diperlukan. Untuk mendapatkan sertifikat rumah pun Anda tidak perlu menunggu waktu lama karena cukup melakukan balik nama dari nama pemilik lama ke nama Anda.

4. Fasilitas Lingkungan

Ketika memutuskan KPR rumah baru, besar kemungkinan Anda belum memiliki tetangga atau bahkan rumah tersebut belum selesai dibangun. Lingkungan di sekitar rumah pun belum terbentuk sehingga fasilitas belum lengkap atau bahkan belum ada. Berbeda halnya dengan KPR rumah bekas yang tentu telah memiliki fasilitas lingkungan lengkap. Di sekitar rumah biasanya sudah terdapat fasilitas umum, seperti taman, sarana ibadah, atau sarana berolahraga.

5. Desain Rumah

Desain KPR rumah baru tentu akan mengikuti desain rumah yang modern, sehingga Anda akan memiliki rumah dengan desain terbaru. Namun untuk KPR rumah bekas, desainnya tentu akan lebih ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan desain KPR rumah baru. Hal ini disebabkan rumah lama dibangun dengan berpatokan pada desain ketika itu. Namun jika niat mencari, Anda bisa saja mendapatkan KPR rumah bekas dengan desain terbaru.

6. Garansi

Dengan KPR rumah baru, biasanya Anda akan mendapatkan garansi atau perlindungan. Ini tentunya akan menguntungkan jika rumah mengalami kerusakan kecil maupun besar, seperti dinding retak atau bahkan hingga rumah roboh. Jika hal tersebut dialami selama masa garansi belum habis, Anda cukup mengurus klaim tanpa harus mengeluarkan uang sedikitpun. Namun jika Anda memutuskan KPR rumah bekas, Anda tidak akan mendapatkan garansi dalam bentuk apapun.

7. Dana Renovasi

Kualitas KPR rumah baru tentu masih sangat bagus sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk merenovasi rumah tersebut. Namun jika KPR rumah bekas, Anda harus menyiapkan biaya untuk renovasi. Sebelum Anda tempati, KPR rumah bekas tentu sudah pernah ditempati oleh orang lain. Hal ini tidak menutup kemungkinan adanya kerusakan di beberapa bagian rumah, baik kerusakan yang kecil maupun besar.

Itulah perbedaan yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk KPR rumah baru atau bekas. Semoga penjelasan di atas bisa membantu Anda dalam menentukan rumah mana yang tepat untuk Anda beli.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *